Indra Gamayanto&Enny Susilowati Mardjono"Parenting Systems untuk Pusat Pertanggung jawaban Akuntansi: Ide untuk Mengembangkan Hubungan Bebasis Solusi Antara Bawahan dan pimpinan perusahan"
Articel ini bisa Dibaca Di sini
Sebelum Kita Membahas apa yang ada di articel ini Kita Pahami Dulu Apa Itu Pertanggung jawaban Akuntansi.
Akuntansi pertanggungjawaban merupakan sistem akuntansi yang
mengakui berbagai pusat pertanggungjawaban pada keseluruhan perusahaan yang
mencerminkan rencana dan tindakan setiap pusat pertanggungjawaban dengan menetapkan
pendapatan dan biaya tertentu.
Parenting Systems adalah Parenting "Pola Asuh Anak" Sedang Systems"Suatu unsur yang saling berkaitan yang menimbulkan Timbal balik"
jadi menurut saya Parenting Systems untuk Pusat Pertanggung jawaban Akutansi
adalah Suatu unsur dalam Pola asuh yang salaing berkaitan untuk mempengaruhi
Pengendalian dalam Suatu Perencanaan dalam perusahan
Didalam perusahaan Pastilah sering terjadi kesenjangan
Antara atasan dan bawahan maka dari itu di butuhkanya keterbukaan antara
pegawai dan atasan agar tidak terjadi kesenjangan sehingga Tercapi tujuan dari
perusahan tersebut.Lalu bagaimana cara agar membuat keterbukaan antar pegawi
dan atas di artikel yang dibuat Indra Gamayanto & Enny Susilowati
menjelaskan bahwa atasan harus bersikap sebagai orang tua kedua dan juga
pegawai harus terbuka bila mana itu benar-benar ada keasalahan.
Contoh: Atasan membuat sebuah grup WA ataupun Sosial media lainya yang kusus untuk pegawai dan atasan disana seorang atasan harus menjadi orang tua untuk menerima segala aspirasi dari pegawi tapi seorang pegawai harus juga proaktif untuk menyampaikan pendapat dan adanya kesalahan yang ada pada perusahan tersebut ataupun yang terjadi antar pegawai yang setelah itu di cari jalan tengahnya berasama-sama
Di artikel Ini saya sangat setuju karena menitik beratkan
Pada Deminsi manusia karena Manusia Dalam Akutansi pertanggung jawaban sangat
erat dengan Perencanaan,dan Pelaporan Serta Didalam Parenting Sistem Manusia
Juga berpengaruh Dalam pengaturan yang saling membutuhkan anatara atasan dan
bawahan.
Sekian yang bisa sampaikan atas apa pendapat saya tentang artikel ini saya ucapkan terimakasih
atas pembaca yang menyempatkan membaca dan mampir ke blog saya.
Referensi
https://dwiermayanti.wordpress.com/2009/10/23/akuntansi-pertanggungjawaban/
https://milamashuri.wordpress.com/seminar-akuntansi/akuntansi-pertanggungjawaban/
http://www.asuhanak.com/2015/01/pengertian-parenting-dan-gaya.html
http://kbbi.web.id/sistem
Daftar Pustaka
Anthony & Govindarajan (2005), Management Control System, Mc Graw Hill, Salemba
Empat , Jakarta
Daniel Goleman (1999), Working With Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosi Untuk
Mencapai Puncak Prestasi), PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Sean Covey (2001), The 7th Habits Of Highly Effective Teens (7 Kebiasaan Remaja Yang
Sangat Efektif), Binarupa Aksara, Jakarta
Stephen R. Covey (2006), The 8th Habits: Melampaui Efektivitas, Menggapai Keagungan,
PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Ikhsan Arfan (2010), Akuntansi Keperilakuan, Edisi ke 2, Salemba Empat, Jakarta
John C. Maxwell (1999), Be A People Person (Jadilah Manusia Yang Berorientasi Manusia), Interaksana, Batam Center
John C. Maxwell (1999), Mengembangkan Kepemimpinan Di Dalam Diri Anda, Binarupa
Aksara, Jakarta
Kirsten A. Asmussen, Timoty Matthews, Katey Weizel, Neda Bebirogiu & Stephen Scott (2010), Academy Of Practitioner’s Training Offer In Evidence And Parenting Programmes, Department Of Education [PDF]
Kimberly Kapko (2007), Parenting Syles And Adosercents, Department Of Policy Analysis
And Management At Cornell University http://www.ciccparenting.org/BringingParentingEd.aspx, Access Date: 1 November’2013;
Time: 10:00 am
http://parent education.unt.edu/resources/publication-university-north-texas-center-parent- education-partnership-texas-council-fam-2, Access Date: 2 November’2013; Time:
8:30 am
http://www.nidirect.gov.uk/parental-rights-in-education, Access Date: 3 November’2013;
Time: 9:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar